Banyak yang masih bingung dan mempertanyakan bagaimana proses tune up pada mobil, dan apakah penting, seberapa sering harus melakukanya dan masih banyak lagi pertanyaan yang sering muncul.

Tune up sendiri ibarat medical check up pada sebuah mobil untuk mengetahui kondisi secara menyeluruh pada semua komponen mesin, apakah masih layak pakai atau sudah waktunya melakukan perbaikan.

Yang harus anda ketahui secara mendasar pada mesin injeksi pada saat tun up yakni mesin harus sudah menggunakan sistem vacum ketika menyemprotkan bahan bakar dan semuanya biasanya akan menggunakan bantuan Engine control uni yang bisa disebut dengan ECU.

Secara sederhana, tune up juga diartikan sebagai sebuah proses yang dilakukan untuk pembersihan ruang pada bahan bakar dari sisi pembakaran yang bisa jadi meninggalkan banyak debu dan kotoran sehingga fungsi mesin akan tetap normal dan tahan lama.

Sedangkan bagi anda yang ingin melakukan tune up maka pastikan dulu bengkel yang akan anda tuju sudah memiliki mesinya karena tidak semua bengkel memiliki fasilitas ECU ini maka dari itu, pilihan bijak anda bisa lakukan tune up pada dealer resmi.

Biasanya kebanyakan mobil dengan sisitem injeksi yang sering melakukan tune up ini.

Dan tentu saja proses tune up mobil hanya bisa anda lakukan dibengkel resmi yang dari sisi perlengkapan sudah memadai karena nanti ada dua jenis pengecekan yang akan dilakukan.

Untuk memberikan anda jawaban pasti dan menghilangkan kergauan serta menambah wawasan anda kami akan mencoba jabarkan secara mendetail mengenai tune up ini yuk simak ulasan lengkapnya semoga bisa membantu.

Bagi anda yang belum tahu, pada proses tune up di mesin injekesi dimana saja bukan hanya di Indonesia akan dilakukan menjadi dua tahap yang pertama adalah pengecekan mekanikal kemudian yang kedua secara elektrikal yuk kita bahas lebih lengkap kedua mode pengecekan ini.

  1. Pengecekan mekanikal pada proses tune up mobil

Secara umum dalam pengecekan mekanikal sendiri akan terfokus pada beberapa elemen penting yang sangat mudah anda ingat yang pertama adalah pengecekan pada bagian oli.

Oli pada mobil sendiri ada beberapa bagian yang harus tetap dipastikan masih bagus kualitasnya seperti bagaimana kondisi oli yang anda gunakan saat ini, apakah masih layak pakai atau sudah saatnya diganti.

Kemudian akan dilanjutkan dengan memeriksa pada bagian filter oli yang masih berhubungan dengan point yang pertama. Masalah pada filter ini sendiri juga ada saja, mulai dari filter yang sudah kotor, kemudian sudah tidak layak pakai maka perlu dilakukan penggantian yang baru.

Kemudian pada bagian injector juga sama saja akan dilakukan pemeriksaan oleh montir, sampai dengan bagian karburator lengkap dan beberapa komponen seperti injector ini sendiri hanya bisa dilakukan pemeriksaan menggunakan alat tertentu saja berupa mesin khusus, jadi kami sarankan cari bengkel yang lengkap peralatanya.

  1. Pengecekan Elektrikal pada proses tune up

Yang terakhir adalah mobil anda akan dicek dari sisi kelistrikanya dimana ini akan menyangkut banyak komponen penting juga yang semuanya saling berkaitan dengan mesin mobil anda.

Pemeriksaan akan dimulai dari kondisi kabel, kemudian bagaimana konektor bekerja apakah masih normal atau tidak semuanya akan sangat mudah dideteksi karena menggunakan bantuan mesin yang dinamkaan dengan engie scanner.

Pada bagian ini juga anda bisa meminta hasil laporanya bukan hanya menerima jadi saja, tentu saja dengan melakukan ini anda akan memiliki tambahan pengetahuan dengan cuma cuma karena montir juga akan senang hati memberikan anda penjelasan lengkap mengenai kondisi mobil anda yang sekarang.

Dan satu hal yang anda pahami, ketika ingin hasil akurat dan cepat maka kami sarankan jika anda memiliki bajed banyak dan sayang sama mobil anda carilah bengkel yang memiliki alat engine scanner ini karena tidak semua bengkel memiliknya.

Meksipun mahal biaya servisnya namun hasilnya akan sangat akurat, jika anda ingin harga murah maka gunakan bengkel yang biasa saja dan tentu saja pengecekan bagian elektrikal ini akan dilakukan secara manual.