Hindari Kesalahan kesalahan berikut pada saat wawancara kerja agar berhasil

Ketika melamar kerja pada sebuah perusahaan, Anda akan dihadapkan pada sejumlah tahapan, seperti tahapan seleksi andministrasi, tes tertulis atau kemampuan penguasaan materi, tes psikotes, dan juga tes wawancara kerja.

Dikuti dari https://seputarkerja.id/ Tes wawancara sebanarnya tidak susah, hanya saja bagi Anda pelamar baru atau fresh graduated, maka Anda mungkin kesulitan menghadapi tahapan wawancara yang terkadang penuh tekanan dan mengulik kepribadian Anda dengan mendalam. Karena itu, sebaiknya Anda mempersiapkan diri degan baik agar sukses dalam menghadapinya.

wawancara kerja

Meskipun terlihat sepele, selama tahapan wawancara, Anda tidak dianjurkan melakukan hal-hal seperti yang berikut ini:

1. Tidak mengenal posisi yang anda lamar

Hati-hati dalam memasukkan lamaran kerja. Terkadang karena terlalu bersemangat, Anda memasukkan lamaran ke semua tempat tanpa mengenali deskripsi posisi yang Anda lamar.

Hal ini berakibat fatal karena ketika Anda diminta untuk menjelaskan tentang apa yang Anda ketahui tentang posisi yang Anda lamar, maka Anda tidak akan mampu menjawabnya dengan maksimal. Bahkan mungkin Anda sama sekali tidak tahu apa sebenarnya tugas dan tanggung jawab jabatan tersebut. Lebih baik Anda pelajari sebelum wawancara segala sesuatu yang berhubungan dengan perusahaan dan jabatannya.

2. Salah mengisi data

Pastikan data yang Anda isi sama dengan data yang Anda berikan dalam surat lamaran dan dalam daftar riwayat hidup. Biasanya Anda akan diminta untuk mengisi sejumlah kuesioner untuk calon pegawai.

Telitilah, karena ketelitian Anda juga mencirikan kualitas kerja Anda. Walaupun tidak ada tes tertulis pada hari itu, tetapi usahakan selalu membawa alat tulis terutama pulpen untuk menunjukkan Anda adalah pribadi yang sigap.

Jangan sampai melakukan kesalahan mengisi data pada saat wawancara kerja. Periksa dan cek kembali data-data yang anda isi. Lakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan pada saat pengisian.

3. Memberikan data palsu

Jangan sekali-kali memalsukan data Anda atau berpura-pura. Terkadang ada perusahaan yang mengharuskan adanya pengalaman kerja dari pelamar untuk menempati suatu posisi di perusahaan.

Anda mungkin berpura-pura telah mempunyai pengalaman, tetapi Anda akan kewalahan ketika pihak perusahaan meminta Anda untuk menjabarkan apa saja yang Anda lakukan selama bekerja. Jangan memberikan data palsu pada saat wawancara kerja.

Sekali Anda berbohong, maka Anda akan melakukan kebohongan lainnya. Tentunya Anda juga akan ditanyai mengapa Anda keluar dari pekerjaan tersebut sehingga mengharuskan Anda mencari kebohongan lainnya. Lebih parahnya lagi, Anda tentu tidak bisa menunjukkan surat keterangan bukti kerja ketika pihak perusahaan memintanya.

Penutup

Beriku tips-tips menghindari kesalahan pada saat wawancara kerja. Perhatikan dengan detail tentang wawancara kerja dan jangan sampai melakukan kesalah agar anda berhasil dalam wawancara kerja anda. Kunjungi https://seputarkerja.id/cara-menjawab-wawancara-kerja/ untuk artikel lebih lengkapnya