Mengonsumsi Susu Pengganti Makan Lansia untuk Lansia Susah Makan, Bolehkah?

Tak hanya anak-anak yang umumnya susah makan dan mengalami penurunan nafsu makan, orang lanjut usia juga kerap mengalami masalah ini. Meskipun begitu Anda tak lantas menganggap hal ini menjadi hal yang wajar, karena apabila dibiarkan dapat berdampak pada malnutrisi. Karena itu tak sedikit yang memilih untuk memberikan susu pengganti makan lansia.

Namun ketika lansia susah makan, apakah hanya mengonsumsi susu saja sudah dapat memenuhi asupan nutrisi harian lansia? Pertanyaan tersebut mungkin kerap membayangi mereka yang sedang merawat lansia dalam kondisi susah makan atau menurunnya nafsu makan. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak ulasan di bawah ini!

Lansia Diperbolehkan Mengonsumsi Susu, Tetapi…

Tak jarang lansia susah makan terjadi karena beberapa faktor seperti susah menelan, gigi ompong, atau masalah pencernaan lain yang kerap menyerang lansia. Untuk itu mereka memilih mengonsumsi susu karena tak akan menyusahkan mereka, dibandingkan dengan mengonsumsi makanan berat yang mengharuskan mereka menggigit dan mengunyah.

Meskipun susu tersebut berlabel susu pengganti makan lansia, namun bukan berarti susu dapat menggantikan peran makanan sebagai asupan nutrisi penting bagi tubuh.

Perlu diperhatikan bahwa lansia diperbolehkan mengonsumsi susu, namun bukan berarti lansia hanya diberikan susu pengganti makanan saja untuk memenuhi nutrisi hariannya. Apabila lansia hanya mengonsumsi susu saja tanpa asupan makanan lain, ditakutkan lansia akan mengalami kekurangan nutrisi karena asupan nutrisi tubuh tidak terpenuhi dengan baik.

Peran Susu Hanya Sebagai Pembantu

Lansia tetap membutuhkan nutrisi lainnya selain susu, karena mengonsumsi susu saja tak cukup untuk memenuhi segala jenis nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Peran susu disini adalah membantu lansia agar dapat mengonsumsi makanan lainnya untuk menyeimbangkan kadar nutrisi tubuh.

Anda juga dapat memanfaatkan susu sebagai alat pancingan bagi lansia yang sulit makan makanan lain.

Contohnya Anda menyediakan susu pada pagi, siang dan malam hari sebagai pendamping makanan lain. Pada saat tiba waktu makan lansia, Anda bisa mencoba untuk memberikan makanan lain terlebih dahulu. Katakan kepada mereka untuk mengonsumsi makanan berat terlebih dahulu, setelahnya barulah mereka boleh mengonsumsi susu.

Selain Mengonsumsi Susu, Inilah Tips Mengatasi Susah Makan Lansia!

Merawat lansia memang membutuhkan kesabaran ekstra, terlebih ketika lansia mengalami penurunan nafsu makan sehingga sulit untuk makan makanan lain selain susu. Berikut ini terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi selera makan lansia yang menurun:

  • Anda bisa membantu meningkatkan asupan kalori harian pada lansia dengan memberikan mereka olahan susu, contohnya keju
  • Anda bisa mencoba beralih ke metode pemberian porsi makan sedikit namun memberikannya dalam frekuensi yang lebih sering
  • Hindari mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak untuk lansia, contohnya kue dan biskuit
  • Cobalah untuk menyediakan menu makanan pilihan lansia yang disukai oleh mereka

Demikianlah informasi penting seputar susu pengganti makan lansia. Semoga bermanfaat!