Tata Cara Melaksanakan Sholat Idul Fitri – Hukum melakukan shalat Idul Fitri yaitu Sunnah Muakad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Hal ini karena Rasulullah SAW selalu menjalankan shalat Idul Fitri. Sedangkan Abu Hanifak berpendapat bahwa melakukan shalat Idul Fitri hukumnya fardhu ain  dan menurut Imam Ahmad hukumnya fardhu kifayah.

Melakukan shalat Idul Fitri pun juga sama seperti melakukan shalat pada umumnya, hanya terdapat sedikit perbedaan dari shalat fardhu. Berikut ini telah kami rangkumkan dengan lengkap mengenai tata cara melaksanakan shalat idul fitri, lengkap dengan waktu pelaksanaannya.

Waktu Pelaksanaan Sholat Idul Fitri

Shalat Idul Fitri dapat dilakukan sejak matahari terbit hingga sudah masuk waktu zuhur. Waktu ini berbeda dengan sholat Idul Adha yang menganjurkan untuk mengawalkan waktu untuk memberi kesempatan pada masyarakat yang akan berkurban.

Sedangkan shalat Idul Fitri sunnah nya yaitu dengan memperlambat guna memberikan kesempatan untuk mereka yang belum membayar zakat fitrah.

Tata Cara Sholat Idul Fitri

Tata Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri

Melaksanakan sholat Idul Fitri sangatlah mudah karena sama saja seperti sholat pada umumnya. Jumlah rakaat dari shalat ini yaitu dua rakaat saja dan terdapat khutbah setelah melakukan sholat.

Namun, sebelum melakukan shalat idul fitri sangat dianjurkan untuk membaca bacaan tahmid, takbir dan tasbih. Sedangkan, tidak ada adzan dan iqamah dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri namun menggantinya dengan menyerukan “ash-shalata jami’ah”.

Jika waktu sudah masuk pada waktu shalat berikut ini adalah tata cara melaksanakan sholat Idul Fitri, antara lain :

Niat Sholat idul Fitri

Untuk melaksanakan sholat Idul Fitri yaitu mengawalinya dengan niat dengan membaca

Usholli rak’ataini sunnatan ai’idil fitri (ma’muman/imaman) lillahi ta’ala

Artinya :

“Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi Makmum/imam) karena Allah ta’ala”

Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah

Selanjutnya melakukan takbiratul ihram hingga 7 kali untuk rakaat pertama, Antara sela-sela takbir dianjurkan untuk membaca

“Kabiiro walhamdulillahi katsiroo, wa subhanallahi bukrata waashiilaa” atau dengan membaca “subhanallah walhamdu lillah wa la ilaha illallah wallahu akbar”

Membaca surat Al-Fatihah

Lanjutkan dengan membaca Al-Fatihah dan dianjurkan untuk membaca surat al-A’la. Jika sudah, maka lanjutkan dengan rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, dan berdiri kembali dengan sempurna untuk melakukan rakaat kedua

Rakaat Kedua

Pada rakaat kedua, posisinya sama dengan rakaat pertama. Hanya saja sunnahnya cukup mengangkat tangan sebanyak lima kali. Seperti rakaat pertama dengan membaca doa yang sudah tertera pada sela-sela takbir.

Lanjutkan dengan membaca surat Al-Fatihah dan sunnah hukumnya untuk membaca surah al-Ghasyiyah. Lalu lakukan rukuk, sujud, dan mengakhirinya dengan salam.

Sunnah Setelah Melakukan Shalat Tarawih

Setelah salam shalat tarawih, maka para jamaah sangat dianjurkan untuk mendengarkan khutbah Idul Fitri sampai dengan selesai. Khutbah ini biasanya terdiri dari 2 bagian. Namun, beberapa sumber lainnya mengatakan bahwa khutbah hanya 1 kali

Sekarang khutbah Idul Fitri 2022 bisa Anda download melalui format PDF dengan sangat mudah. Teks khutbah tersebut membahas tentang “Kuatkan Iman untuk Meningkatkan Imun” serta “Silaturahmi dalam Suasana Pandemi”

Demikianlah pembahasan mengenai Tata Cara Melaksanakan Shalat Idul Fitri yang akan membantu Anda untuk melaksanakannya. Dari pembahasan yang telah kami sampaikan tersebut semoga mampu menambah wawasan Anda dan menjawab semua pertanyaan Anda.

Jangan lupa untuk terus dukung artikel kami dengan membaca artikel kami yang lainnya dan tulis saran serta masukkan Anda untuk kami. See you next artikel